Warna-warni Petualangan di Raja Lima dan Bukit Atuh

Membahas tour nusa penida memang tak akan ada habisnya. Keindahan alam di kawasan tersebut memang sudah tak diragukan lagi. Nusa Penida juga dianggap sebagai surga snorkeling bagi mereka yang menyukai olahraga air dan wisata bahari. Nah, kalau Anda mau menyambangi objek-objek wisata memukau dan berbeda, tak ada salahnya meluangkan waktu berkunjung ke Raja Lima dan Bukit Atuh

Raja Lima, Raja Ampat versi Pulau Dewata

Bukan tanpa alasan Raja Lima mendapatkan julukan Raja Ampat-nya Bali. Di sini, para wisatawan akan disuguhi bentangan laut biru nan jernih serta pantai berpasir putih. Pemandangan tersebut akan terasa lebih maksimal bila Anda nikmati dari bukit Labuhampuak yang berada di bagian kanan Pantai Atuh. Jadi wajar saja kalau Raja Lima jadi primadona baru dalam paket tour murah nusa penida yang terus dicari karena Anda tak perlu jauh-jauh terbang ke Papua.

Selain itu, Raja Lima juga dikenal akan Rumah Pohon Mollenteng, bangunan kayu yang dibangun di atas pohon. Meski perjalanan ke rumah pohon tersebut lumayan melelahkan, antusiasme para turis yang berminat mengambil paket liburan nusa penida tidak menunjukkan penyurutan. Jalan setapak yang mengarah ke Rumah Pohon Mollenteng sering kali dijadikan sebagai jalur trekking. Setelah itu, Anda akan melewati tebing curam, lalu menuruni anak tangga. Sangat menantang, bukan?

Belum cukup sampai di situ, dari bagian utara Raja Lima, Anda bisa menyaksikan panorama Teluk Titibahu serta Teluk Parangempu. Hal tersebut menjadi salah satu alasan yang membuat paket tour nusa penida. Untuk menjangkau Raja Lima maupun Rumah Pohon Mollenteng, Anda bisa memulai perjalanan dari pusat kecamatan menuju bagian tenggara Nusa Penida, tepatnya Dusun Pelilit, Desa Pejukutan dengan waktu tempuh kurang lebih 45 menit.

Mengagumi gugusan pulau karang dari Bukit Atuh

Tidak jauh dari Raja Ampat, ada Pantai Atuh atau Bukit Atuh yang tak boleh Anda lewatkan saat mengambil travel nusa penida. Pasalnya, keelokan yang ditawarkan destinasi wisata ini tak hanya terletak pada pantai berpasir putih dan bentangan laut memukau, melainkan view gugusan pulau karang yang relatif sulit dijumpai di tempat lain. Bahkan dari Bukit Atuh, Anda bisa melihat langsung empat pulang karang besar. Antara lain Pulau Batu Melawang, Pulau Batu Paon, Pulau Batuh Abah, dan Pulau Bukit Jineng.

Dari keempat pulau karang tersebut, Pulau Batu Melawang adalah tempat yang paling menarik dalam paket wisata nusa penida. Betapa tidak? Di pulau ini, Anda akan menjumpai lubang raksasa atau terowongan karang yang oleh masyarakat sekitar dijuluki sebagai batu bolong. Masyarakat sekitar pun percaya setiap perahu nelayan yang hendak berlayar ke laut lepas menuju pantai harus melewati lubang tersebut. Jika ada yang melanggar, maka nelayan yang bersangkutan akan mendapat sial. Sampai sekarang masih ada penduduk yang memegang erat mitos tersebut.

Menjangkau Bukit Atuh yang berlokasi di Banjar Pelilit, Desa Pejukutan, Kabupaten Klungking relatif panjang. Wisatawan dapat memulai perjalanan dari dermaga di Pantai Sanur, Padang Bai, atau Pantai Kusamba Klungkung menuju Nusa Penida. Sesampainya di Nusa Penida, lanjutkan perjalanan dengan kendaraan darat seperti motor atau mobil dengan waktu tempuh 2 jam menuju Bukit Atuh. Anda bisa memakai kendaraan pribadi atau mengandalkan rental mobil nusa penida kalau Anda belum pernah berkunjung ke tempat ini sebelumnya.